Charly Van Houten Ungkap Alasan Tolak Royalti Lagu
aldohamagazine.com – Charly Van Houten, vokalis Setia Band sekaligus pencipta puluhan lagu hits, mengambil langkah kontroversial dalam karier musiknya. Ia menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak lagi mengambil royalti atas karya-karya ciptaannya. Dalam unggahan Instagram pribadinya pada Rabu, 11 Juni 2025, Charly menuliskan bahwa siapa pun, baik dari Indonesia maupun luar negeri, boleh membawakan lagu-lagunya secara bebas, tanpa batasan, tanpa izin, dan tanpa perlu membayar sepeser pun.
“Daripada mumet. Saya, Charly VHT, membebaskan seluruh teman-teman penyanyi di seluruh Indonesia maupun penyanyi dunia dan akhirat, bebas menyanyikan seluruh karya laguku,” tulisnya dengan nada ringan namun serius.
Langkah tersebut bukan muncul secara spontan, tetapi berangkat dari refleksi panjang terhadap dinamika industri musik yang semakin rumit. Charly memilih untuk menjaga ketenangan batin daripada terlibat dalam pusaran konflik soal hak cipta dan royalti. Ia menyebut bahwa kebebasan dalam berkarya jauh lebih penting daripada memperdebatkan kepemilikan semata.
“Baca Juga: Perempuan China Diringkus Usai Masuk ke Rumah Jungkook BTS”
Menolak Konflik, Charly Ajak Musisi Selesaikan Masalah Tanpa Emosi
Charly tidak hanya melepas royalti, tetapi juga menyuarakan keresahannya terhadap konflik yang melibatkan sesama musisi. Ia menyayangkan bagaimana isu royalti dan hak cipta sering kali memicu pertengkaran antar pelaku seni. Ia melihat banyak musisi saling serang di media sosial, bahkan sampai membentuk kubu, yang membuat industri musik kehilangan esensinya.
“Tanpa harus ada pertengkaran, semua bisa dibicarakan,” ujar Charly dalam pernyataannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersikap dewasa dan menyelesaikan persoalan dengan cara dialog. Menurutnya, tuntutan hukum dan ego kepemilikan sering kali membuat musisi kehilangan rasa persaudaraan.
Lebih lanjut, Charly percaya bahwa lagu dan karya ciptaan pada dasarnya adalah titipan dari Tuhan. Ia ingin para musisi menyadari bahwa popularitas dan keuntungan finansial bukanlah segalanya dalam berkesenian. “Tak perlu mengedepankan tuntutan, karena hakikatnya semua milik Tuhan,” tambahnya.
Keprihatinan Terhadap Kondisi Musik Tanah Air dan Harapan untuk Perubahan
Keputusan Charly muncul bukan tanpa alasan. Ia merasa prihatin melihat kondisi industri musik Indonesia yang semakin memanas. Beberapa musisi terlibat perseteruan gara-gara royalti, bahkan tak segan menyindir satu sama lain secara terbuka di media. Bagi Charly, situasi ini mengkhawatirkan karena justru melemahkan semangat kolektif dalam berkesenian.
“Aku cuma prihatin saja ketika melihat sesama musisi pada berbenturan sampai berkubu-kubuan,” tulisnya lagi. Ia menilai bahwa jika kondisi ini terus berlanjut, maka publik akan kehilangan rasa hormat terhadap dunia musik, sementara musisi justru semakin jauh dari nilai-nilai seni yang sesungguhnya.
Charly tidak sendiri. Sebelumnya, Rhoma Irama, Raja Dangdut Indonesia, juga menyatakan hal serupa. Dalam kanal YouTube-nya, Rhoma menyebut bahwa siapa saja boleh menyanyikan lagu-lagunya tanpa perlu membayar royalti. Rhoma bahkan mengajak penyanyi dari seluruh dunia untuk membawakan lagunya dengan bebas.
“Kalau saya pribadi, wahai para penyanyi dan duit di seluruh dunia, boleh nyanyiin lagu saya, gak saya tagih,” ujar Rhoma.
Dua pernyataan dari musisi besar ini mengundang berbagai tanggapan dari publik dan pelaku industri. Sebagian menganggap langkah ini idealis dan sangat mulia. Sebagian lainnya mengkritik, menyebut bahwa melepas royalti bisa melemahkan posisi musisi lain dalam memperjuangkan hak ekonomi mereka.
Namun bagi Charly, keputusan ini adalah jalan hidup. Ia tidak ingin menjadi bagian dari konflik. Ia ingin dikenang bukan sebagai musisi yang memperkarakan hak cipta, tapi sebagai seniman yang memilih berbagi, berdamai, dan merawat ekosistem musik Indonesia dengan hati terbuka.
“Baca Juga: Dimensity 9500 Rilis Lebih Cepat dari Snapdragon 8 Elite 2”