Tiga Ponsel Vivo dan iQOO Lolos Sertifikasi Indonesia
aldohamagazine – Pergerakan Vivo dan sub-brand iQOO di pasar Indonesia kembali terpantau. Tiga smartphone terbaru tercatat telah mengantongi sertifikasi SDPPI Postel. Sertifikasi ini diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Pendaftaran tersebut menjadi indikasi kuat kesiapan peluncuran di Indonesia.
“Baca Juga: Reno15 Pro Mini Resmi, Oppo Tawarkan Kamera 200MP”
Vivo dan iQOO mendaftarkan perangkat vivo V70 FE, iQOO 15R, dan iQOO Z11x 5G atas nama PT Vivo Mobile Indonesia. Perusahaan melakukan pendaftaran tersebut pada 9 Januari 2026. Sertifikasi ini biasanya menandai tahap akhir sebelum peluncuran resmi ke pasar.
Langkah tersebut memperkuat posisi Vivo dan iQOO di segmen menengah hingga flagship. Kedua merek ini dikenal agresif dalam merilis produk baru. Sertifikasi Postel juga menjadi syarat wajib sebelum perusahaan memasarkan perangkat di Indonesia.
Detail Pendaftaran di SDPPI Postel Komdigi
Situs e-Sertifikasi Komdigi mencatat vivo V70 FE dengan nomor model V2550. iQOO Z11x 5G menggunakan nomor model I2507. Sementara itu, iQOO 15R terdaftar dengan nomor model I2508.
PT Vivo Mobile Indonesia mendaftarkan ketiga perangkat tersebut melalui entitas yang sama. Perusahaan ini akan menangani langsung distribusi seluruh model di Indonesia. Vivo juga mendaftarkan ketiganya pada tanggal yang sama tanpa perbedaan waktu.
Sertifikasi SDPPI hanya menampilkan informasi dasar perangkat. Dokumen tersebut belum memuat detail spesifikasi teknis. Meski begitu, nomor model kerap memberi petunjuk awal mengenai identitas produk. Informasi lanjutan biasanya muncul melalui sertifikasi lain atau bocoran dari industri.
Jejak Sertifikasi Internasional Perkuat Sinyal Peluncuran
Selain Indonesia, ketiga smartphone ini juga muncul di berbagai lembaga sertifikasi global. iQOO Z11x 5G terpantau telah terdaftar di BIS India. Perangkat yang sama juga muncul di database EEC Eropa. Hal ini menunjukkan rencana distribusi lintas negara.
Untuk iQOO 15R, sertifikasi ditemukan di SIRIM Malaysia. Selain itu, perangkat ini juga tercatat di EEC. Sementara itu, vivo V70 FE memiliki jejak sertifikasi paling luas. Smartphone ini terdaftar di SIRIM, EEC, dan TÜV.
Kemunculan di berbagai lembaga sertifikasi biasanya menandakan produk siap diproduksi massal. Produsen jarang mendaftarkan perangkat jika belum mendekati tahap rilis. Dengan banyaknya sertifikasi yang dikantongi, peluncuran global tampaknya tinggal menunggu waktu.
Informasi Awal Spesifikasi iQOO 15R Mulai Terungkap
iQOO 15R menjadi perangkat yang paling banyak menarik perhatian di antara ketiganya. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa iQOO memasarkan ponsel ini sebagai versi rebrand dari iQOO Z11 Turbo. iQOO menjadwalkan peluncuran model aslinya di Tiongkok pada 15 Januari 2026.
iQOO membekali iQOO 15R dengan layar LTPS OLED berukuran 6,59 inci. Perangkat ini menggunakan resolusi 1.5K yang menghadirkan keseimbangan antara ketajaman visual dan efisiensi konsumsi daya.
Untuk urusan performa, iQOO menyematkan chipset Snapdragon 8 Gen 5 sebagai dapur pacu utama. Qualcomm merancang chipset tersebut untuk segmen flagship terbaru. iQOO 15R juga mendukung RAM LPDDR5X hingga 16 GB. Produsen menyediakan penyimpanan internal hingga 512 GB dengan teknologi UFS 4.1.
Pada sektor kamera, iQOO melengkapi iQOO 15R dengan kamera utama 200 MP yang dipadukan dengan kamera sekunder 8 MP. Di bagian depan, iQOO menempatkan kamera selfie 32 MP untuk menunjang kebutuhan swafoto. iQOO turut membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas besar hingga 7.600 mAh.
“Baca Juga: Trump Putuskan AS Keluar dari PBB dan 66 Organisasi”
Vivo V70 FE dan iQOO Z11x Masih Misterius
Berbeda dengan iQOO 15R, informasi mengenai vivo V70 FE masih sangat terbatas. Sertifikasi yang muncul belum mengungkap detail spesifikasinya. Namun, melihat pola seri FE sebelumnya, perangkat ini kemungkinan menyasar kelas menengah premium.
iQOO Z11x 5G juga belum banyak terungkap. Sertifikasi internasional menunjukkan bahwa perangkat ini akan hadir di banyak pasar. Nama Z11x mengindikasikan posisinya di segmen menengah. Dukungan jaringan 5G sudah dipastikan dari penamaannya.
Dengan ketiga perangkat telah mengantongi sertifikasi penting, Vivo dan iQOO tampaknya tengah menyiapkan lini produk besar di awal 2026. Peluncuran resmi kemungkinan akan dilakukan dalam waktu berdekatan. Pasar Indonesia berpotensi menjadi salah satu tujuan utama distribusi.