Epic Games Sebut Launcher Bermasalah, Respons Tuai Sorotan
aldohamagazine – Epic Games kembali merilis laporan tahunan mengenai performa Epic Games Store atau EGS. Laporan ini memuat data penting terkait aktivitas pengguna sepanjang tahun terakhir. Epic mencatat adanya peningkatan signifikan dalam belanja game pihak ketiga. Di sisi lain, waktu bermain Fortnite justru mengalami penurunan. Data tersebut menunjukkan perubahan pola konsumsi pengguna di ekosistem Epic. Namun, fokus utama laporan ini bukan sekadar angka performa. Epic justru menyoroti rencana perombakan besar pada Epic Games Store. Perusahaan mengakui bahwa pengalaman pengguna masih tertinggal dari ekspektasi. Langkah ini dipandang sebagai komitmen jangka panjang terhadap pemain.
“Baca Juga: EA Terindikasi Siapkan Mode Open World untuk FC27″
Epic Akui Epic Games Store Masih Kalah dari Kompetitor
Dalam wawancara dengan Eurogamer, Epic Games menyampaikan pengakuan terbuka mengenai kondisi Epic Games Store. Steven Allison, selaku Vice President dan General Manager Epic Games Store, berbicara secara blak-blakan dan mengakui bahwa EGS masih jauh dari kondisi ideal. Ia menyoroti perbandingan langsung dengan Steam sebagai tolok ukur utama. Menurut Allison, tim Epic belum menangani banyak aspek mendasar dengan baik, dan sejumlah perbaikan seharusnya mereka lakukan sejak lama. Pengakuan terbuka seperti ini jarang datang dari perusahaan besar. Dengan bersikap transparan terhadap kelemahan produknya, Epic berupaya membangun kembali kepercayaan pengguna.
Fokus Epic Bergeser dari Developer ke Pengalaman Pemain
Selama beberapa tahun terakhir, Epic memprioritaskan pengembangan alat bagi developer. Fokus tersebut mencakup sistem backend dan fitur self-publishing. Pendekatan ini membantu menarik pengembang ke ekosistem Epic. Namun, pengalaman pemain dinilai kurang mendapatkan perhatian. Menurut Steven Allison, tahun 2025 menjadi titik balik penting. Epic mulai mengalihkan sumber daya ke sisi pengguna. Kritik dari komunitas menjadi faktor pendorong utama perubahan ini. Epic menyadari bahwa keberhasilan jangka panjang bergantung pada kenyamanan pemain. Tanpa pengalaman pengguna yang baik, pertumbuhan platform akan terhambat.
Epic Akui Launcher EGS Lambat dan Tidak Efisien
Salah satu kritik terbesar terhadap Epic Games Store adalah performa launcher. Steven Allison secara terbuka mengakui kelemahan tersebut. Ia menyebut launcher EGS lambat dan terasa berat. Setiap interaksi pengguna memicu pemanggilan ke backend Epic. Proses ini menyebabkan jeda waktu yang terasa mengganggu. Masalah semakin terasa pada koneksi internet yang kurang stabil. Dalam konteks persaingan, kondisi ini membuat EGS tertinggal. Epic menyadari bahwa performa launcher adalah fondasi utama pengalaman pengguna. Tanpa perbaikan signifikan, keluhan pemain akan terus berulang.
“Baca Juga: Trailer Perdana COR3 Dirilis oleh Dev Escape from Tarkov”
Perombakan Arsitektur Launcher Dimulai dan Target Rilis 2026
Epic Games mengonfirmasi bahwa timnya telah memulai perombakan besar pada launcher sejak November 2025. Proses ini mencakup perubahan menyeluruh pada arsitektur internal. Steven Allison menggambarkan langkah tersebut sebagai membongkar sistem lama dan menggantinya sepenuhnya. Epic menargetkan peningkatan utama pada kecepatan dan responsivitas. Perusahaan berharap pengguna mulai merasakan perbaikan pada Mei atau Juni 2026, dengan rilis resmi versi baru yang direncanakan pada musim panas 2026.