Intel Pastikan Tetap Rilis GPU Baru dan Produksi Internal
aldohamagazine – Meski tergolong pemain baru dalam bisnis discrete GPU, Intel menegaskan tidak ingin hanya menjadi pengamat. Perusahaan tersebut kembali menyatakan ambisinya untuk bersaing di segmen GPU kelas atas. Fokus utama kali ini diarahkan ke pasar GPU server dan data center. Segmen tersebut saat ini menjadi tulang punggung industri komputasi modern. Permintaan GPU server meningkat pesat seiring pertumbuhan kecerdasan buatan dan komputasi awan. Intel menilai peluang ini terlalu besar untuk diabaikan. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Intel ingin memperluas portofolio produk di luar CPU tradisional. Dengan langkah ini, Intel berharap dapat memperkuat posisinya di industri semikonduktor global.
“Baca Juga: Switch 2 Laris di Jepang, Profit Masih di Bawah Harapan”
Dominasi NVIDIA di GPU Server Jadi Tantangan Utama
Jika berbicara tentang pasar GPU saat ini, nama NVIDIA hampir selalu menjadi rujukan utama. Perusahaan tersebut tidak hanya mendominasi pasar konsumen. NVIDIA juga menjadi pemain kunci dalam penyediaan GPU server untuk kebutuhan AI. Infrastruktur kecerdasan buatan modern sangat bergantung pada solusi GPU mereka. Dominasi ini membuat NVIDIA menjadi standar industri di banyak data center. Bagi kompetitor, menembus pasar ini bukan perkara mudah. Hambatan teknologi dan ekosistem menjadi tantangan besar. Namun, Intel melihat celah untuk ikut bersaing. Mereka menilai permintaan pasar masih terus berkembang. Kondisi ini membuka peluang bagi pemain lain.
Pernyataan CEO Intel di CISCO AI Summit
Lip-Bu Tan, CEO Intel, menyampaikan ambisi tersebut dalam ajang CISCO AI Summit. Reuters melaporkan pernyataan tersebut. Dalam kesempatan itu, Lip-Bu Tan menegaskan bahwa Intel tetap akan merilis GPU server yang dirancang untuk bersaing langsung dengan solusi NVIDIA. Ia menyebut GPU server sebagai fokus utama perusahaan ke depan. Menurutnya, NVIDIA memang mempopulerkan kategori chip ini, tetapi Intel yakin mampu menghadirkan alternatif yang kompetitif. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Intel tidak mundur dari persaingan GPU. Sebaliknya, perusahaan justru meningkatkan komitmennya di segmen tersebut, mencerminkan perubahan strategi yang lebih agresif.
Intel Berencana Produksi GPU di Pabrik Sendiri
Lip-Bu Tan juga mengungkapkan rencana penting terkait produksi GPU Intel. Jika sebelumnya Intel memproduksi GPU melalui TSMC, perusahaan kini menargetkan produksi GPU dilakukan langsung di fasilitas manufaktur miliknya sendiri. Pernyataan ini mencerminkan kepercayaan diri Intel terhadap kemampuan internal yang dimiliki. Melalui langkah tersebut, Intel ingin memaksimalkan strategi manufaktur terpadu yang sejalan dengan visi jangka panjang Intel Foundry. Dengan memproduksi GPU secara mandiri, Intel berharap dapat mengendalikan kualitas sekaligus kapasitas produksi. Meski demikian, perusahaan menyadari tantangan teknis yang tidak kecil, mengingat produksi GPU server menuntut teknologi fabrikasi tingkat lanjut. Walau menghadapi tantangan tersebut, Intel tetap menunjukkan sikap optimistis. Keputusan ini juga membuka peluang bagi Intel untuk mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga.
“Baca Juga: Epic Games Sebut Launcher Bermasalah, Respons Tuai Sorotan”
Rekrutmen Arsitek GPU dan Fokus ke Data Center
Untuk memperkuat ambisi tersebut, Intel merekrut Eric Demers sebagai chief GPU architect. Industri mengenal Eric Demers sebagai sosok berpengalaman di bidang arsitektur GPU. Lip-Bu Tan bahkan menyebut perekrutan ini memerlukan sedikit persuasi, pernyataan yang ia sampaikan dengan nada bercanda namun tetap menegaskan pentingnya peran Demers. Intel mengarahkan pengembangan GPU server barunya untuk menyasar pasar data center, segmen yang selama ini didominasi oleh NVIDIA. Pada saat yang sama, Intel juga meningkatkan output produksi sebagai bagian dari strategi bisnisnya. Melalui pendekatan ini, Intel menunjukkan sikap hati-hati sekaligus fokus dalam ekspansi. Ke depan, perusahaan berharap GPU server besutannya mampu tampil sebagai alternatif nyata di pasar global.