Headphone Over-Ear Perdana Vivo Tawarkan Baterai 75 Jam
aldohamagazine – Vivo resmi memasuki pasar headphone over-ear melalui peluncuran perangkat baru bernama Vivo Over-Ear Noise-Cancelling Headphone. Peluncuran tersebut menandai langkah baru Vivo dalam memperluas ekosistem produknya.
“Baca Juga: Planet Warfronts Resmi Jadi Mode Baru Helldivers 2″
Headphone baru ini hadir dengan sejumlah fitur yang saat ini menjadi standar di kategori audio modern. Vivo membekalinya dengan teknologi Active Noise Cancellation, sertifikasi Hi-Res Audio, serta daya tahan baterai yang diklaim sangat panjang.
Dengan kombinasi spesifikasi tersebut, Vivo tampaknya ingin menawarkan alternatif menarik bagi pengguna yang mencari headphone nirkabel dengan fitur lengkap namun tetap memiliki harga yang kompetitif.
Desain Ringan dan Fokus pada Kenyamanan Penggunaan
Vivo Over-Ear Noise-Cancelling Headphone mengusung desain yang berfokus pada kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang. Perangkat ini memiliki bobot sekitar 238 gram sehingga tetap relatif ringan untuk kategori headphone over-ear.
Pada bagian earcup, Vivo menggunakan material soft leather memory foam yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama. Material tersebut juga membantu menciptakan isolasi suara yang lebih baik.
Salah satu fitur unik yang diperkenalkan adalah desain engsel yang disebut ramah terhadap rambut. Vivo mengklaim mekanisme tersebut dapat mengurangi risiko rambut tertarik ketika pengguna menyesuaikan posisi earcup.
Selain itu, headphone ini menggunakan headband berbahan slow-rebound foam dengan lapisan kulit pada bagian luar. Untuk pilihan warna, Vivo menghadirkan dua varian yang cukup mencolok, yaitu Cloud White dan Breeze Purple.
Driver 40mm dan Sertifikasi Hi-Res Audio Jadi Andalan
Pada sektor audio, Vivo membekali perangkat ini dengan driver dinamis berukuran 40 mm. Driver tersebut menjadi komponen utama yang bertanggung jawab menghasilkan karakter suara pada headphone.
Perusahaan juga menyematkan sertifikasi Hi-Res Audio untuk penggunaan kabel maupun nirkabel. Sertifikasi tersebut menunjukkan dukungan terhadap reproduksi audio berkualitas tinggi pada berbagai skenario penggunaan.
Selain kualitas suara standar, headphone ini turut menghadirkan fitur audio spasial. Pengguna juga mendapatkan dukungan equalizer 10-band yang memungkinkan penyesuaian karakter suara sesuai preferensi masing-masing. Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang memiliki kebutuhan audio berbeda.
Kombinasi driver besar, sertifikasi audio, dan fitur penyesuaian suara menjadi salah satu daya tarik utama perangkat ini di kelasnya.
Vivo Klaim ANC Mampu Redam Kebisingan Hingga 58dB
Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah Active Noise Cancellation atau ANC. Vivo mengklaim sistem adaptive ANC pada headphone ini mampu meredam kebisingan lingkungan hingga -58 dB.
Teknologi adaptive ANC memungkinkan sistem menyesuaikan tingkat peredaman berdasarkan kondisi suara di sekitar pengguna. Pendekatan ini membantu menjaga kenyamanan dalam berbagai situasi penggunaan.
Kemampuan peredaman kebisingan menjadi fitur yang semakin penting dalam pasar headphone modern. Pengguna sering memanfaatkan ANC saat bekerja, bepergian, atau menikmati musik di lingkungan yang ramai.
Selain ANC, perangkat ini juga dilengkapi berbagai fitur pintar berbasis kecerdasan buatan. Vivo menyertakan fungsi live translation yang dapat membantu proses penerjemahan secara langsung.
Headphone tersebut juga mendukung asisten suara AI untuk meningkatkan kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari. Kehadiran fitur-fitur tersebut menunjukkan fokus Vivo pada integrasi teknologi pintar dalam produk audio mereka.
“Baca Juga: Seri Ketiga FFVII Remake Masih Tanpa Jadwal Rilis”
Baterai Hingga 75 Jam dan Dukungan Gaming
Jika ANC dinonaktifkan, masa penggunaan dapat meningkat hingga 75 jam dalam satu kali pengisian daya. Angka tersebut menempatkan perangkat ini di antara headphone dengan daya tahan baterai yang sangat panjang di kelasnya.
Selain untuk mendengarkan musik, Vivo juga membekali headphone ini dengan mode low-latency yang ditujukan bagi kebutuhan gaming. Fitur tersebut membantu mengurangi jeda suara sehingga pengalaman bermain menjadi lebih responsif.
Perangkat juga mendukung koneksi ke dua perangkat sekaligus. Pengguna dapat berpindah antarperangkat hanya dengan satu kali tekan tombol tanpa harus melakukan proses penyambungan ulang.
Untuk pengoperasian, Vivo menyediakan tombol khusus untuk ANC, Bluetooth, dan daya. Selain itu terdapat roda pengatur volume yang memudahkan pengguna melakukan penyesuaian suara secara cepat.
Saat ini Vivo Over-Ear Noise-Cancelling Headphone baru tersedia di pasar China dengan harga 499 yuan atau sekitar Rp1,3 jutaan. Dengan kombinasi fitur ANC, Hi-Res Audio, audio spasial, kemampuan AI, serta baterai hingga 75 jam, perangkat ini berpotensi menjadi pesaing menarik di segmen headphone over-ear kelas menengah.