Harga GPU NVIDIA Naik Lagi, Tembus 30 Persen
aldohamagazine – NVIDIA dikabarkan kembali menaikkan harga kartu grafis GeForce untuk ketiga kalinya sepanjang 2026.
Kabar tersebut muncul ketika banyak pengguna PC mulai berharap harga GPU kembali stabil setelah sempat mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa tekanan pada rantai pasokan komponen masih terus berlanjut.
“Baca Juga: Jadwal Rilis Assassin’s Creed Hexe Diprediksi Mundur”
Hingga saat ini, NVIDIA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai laporan kenaikan harga tersebut. Informasi yang beredar masih berasal dari media dan sumber industri.
Laporan Sebut Lebih Banyak GPU GeForce Terdampak Kenaikan Harga
Jika sebelumnya produsen hanya menaikkan harga beberapa model, kini mereka juga diperkirakan akan menaikkan harga lebih banyak kartu grafis GeForce. Kondisi tersebut mendorong distributor mengambil langkah antisipasi sebelum harga baru mulai berlaku.
Sejumlah distributor mulai mengurangi stok produk yang mereka edarkan di pasar. Sementara itu, beberapa toko daring di China juga menarik sementara produk NVIDIA dari etalase mereka untuk menyesuaikan harga jual.
Krisis Pasokan GDDR7 dan Permintaan AI Jadi Faktor Utama
Laporan tersebut menyebut meningkatnya biaya komponen, terutama memori GDDR7 yang digunakan pada kartu grafis generasi terbaru, sebagai penyebab kenaikan harga.
Produsen menggunakan GDDR7 sebagai salah satu komponen dengan nilai produksi tinggi pada GPU modern.
Lonjakan kebutuhan perangkat keras AI memaksa produsen memori memenuhi permintaan dari berbagai sektor secara bersamaan. Kondisi tersebut kemudian mendorong kenaikan harga komponen yang pada akhirnya meningkatkan biaya produksi kartu grafis. Akibatnya, produsen GPU dan mitra manufaktur harus menyesuaikan strategi produksi serta harga jual agar tetap menjaga margin keuntungan di tengah meningkatnya biaya komponen.
Gamer Berpotensi Hadapi Harga GPU yang Semakin Tinggi
Apabila laporan tersebut terbukti benar, konsumen kemungkinan akan merasakan dampaknya melalui kenaikan harga kartu grafis di pasaran.
Sebelumnya, sejumlah model GeForce RTX 50 mulai menunjukkan tren harga yang lebih stabil di beberapa wilayah. Namun, kenaikan terbaru berpotensi mengubah kondisi tersebut.
Bagi pengguna yang berencana membangun atau meningkatkan spesifikasi PC gaming, situasi ini dapat memengaruhi keputusan pembelian karena biaya komponen grafis menjadi semakin besar.
“Baca Juga: RingConn Gen 3 Hadir dengan Tema The Lord of the Rings”
Industri AI Terus Beri Dampak pada Pasar GPU Gaming
Perkembangan industri AI kini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasar perangkat keras gaming. Persaingan memperebutkan pasokan memori antara GPU gaming dan akselerator AI terus meningkatkan tekanan terhadap rantai pasokan komponen.
Produsen memori kini harus membagi kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor, mulai dari pusat data, server AI, hingga perangkat konsumen. Kondisi tersebut membuat ketersediaan komponen penting menjadi semakin terbatas dan berpotensi memicu kenaikan biaya produksi di berbagai kategori perangkat keras.
Meski demikian, Economic Daily masih menjadi satu-satunya sumber yang melaporkan kenaikan harga GPU hingga 30 persen, dan NVIDIA belum mengonfirmasi informasi tersebut secara resmi. Pengguna yang berencana membeli kartu grafis baru sebaiknya terus memantau informasi resmi sebelum mengambil keputusan pembelian.